Skip to content

Kategori Laptop

ilmukomputeranton30.wordpress.com, saya d sini menjelaskan tentang kategori laptop

Laptop khusus Game

Dell menghadirkan Alienware M15x dan M17x, sebuah laptop yang dikhususkan bagi para hardcore gamers.

Alienware M17x dilengkapi graphics processing units Dual NVIDIA GeForce GTX 280M 1GB, dilengkapi teknologi SLI, memori 8GB DDR3 1333MHz serta layar dan keyboard yang didesain untuk kenyamanan bermain game. Sedangkan spesifikasi Alienware M15x berada di bawahnya.

Alienware M17x dijual mulai 3.299 dollar AS dan Alienware M15x 2.299 dollar AS. Menurut Marketing anager Dell Consumer Business Indonesia, Willy Hendrajudo, Alienware diluncurkan memang untuk menghilangkan paradigma bahwa notebook tidak bisa digunakan untuk aplikasi game. “Kita memang membidik target marketnya para gamers,” ucap Willy.

Untuk mendukung hadirnya Alienware, Dell juga memperkenalkan kampanye pemasaran global “All Powerful” melalui situs resmi http://www.allpowerful.com. Melalui situs ini kita bisa mengenal lebih dekat spesifikasi Alienware M17x, mengetahui asesoris yang dimiliki, dan gabung ke dalam layanan social media Alienware

Laptop Desain Grafis

Mungkin hal yang paling menarik dari Toshiba Satellite L510-S432 ini adalah fasilitas anti radeon HD 4530 di atas 1023 MB dan total avaitable graphicnya, yang pas buat fasilitas desain grafis. Selain itu note book 14 inci ini mampu menghasilkan suara yang cukup memuaskan.

Seperti halnya dengan kebanyakan produk Toshiba lainnya, build quality notebook ini sangat bagus. Hal ini bisa terlihat dari engsel serta bagian layar dari notebook ini yang terasa sangat kokoh.

Yang menarik adalah Toshiba tipe ini sudah beralih menjadi 16:9, mengikuti pola pasar yang cenderung mengikuti format film. “Tampilan lebih elegant” kata Ana, sales officer shop Toshiba jambi, yang terletak di Jalan Gatot Subroto.

Selian itu Toshiba satellite ini menggunakan windos vista yang asli, dengan inter core 2 duo P7350 (2,0Ghz, 3MB L2 catche,1066 Mhz FSB) mampu melakukan proses pengolahan data lebih cepat. Ditambah dengan HDD 320 2GB, kemudaian HDD 320 BG SATA, dilengkapi dengan fasilitas blutoot, wifi, card reader, web cam, HDMI, juga merupakan daya tarik bagi pengguna note book dengan berat 2,25 kg ini. “Bisa kemana aja untuk hot spot,” kata Ana.

Tidak ketinggalan dengan fasilitas multi media yang dimilikinya. Seperti DVD RW super multi dan fasilitas lainnya. “Kalau ini burning CD atau DVD, prosesnya cepat,” katanya.

Meski keyboarnya sedikit mengecewakan karena dibuat tanpa tekstur, sehingga memperbesar resiko jari terpeleset saat mengetik dengan kecepatan tinggi, namun peranti ini tetap nyaman digunakan.

Bagusnya, layout keyboard ini cukup bagus sehingga tak perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan lokasi tombol-tombol penting. Kelemahan yang sama tak terjadi pada touchpad yang dibuat bertekstur dan punya format sama dengan layarnya.

Tampilan Lebih Elegant

Kemajuan teknologi saat ini semakin mengembirakan, terutama bagi peminat laptop sekarang bisa memilih laptop yang sesuai dengan keperluan masing-masing. Laptop tersebut juga hadir dengan berbagai merek serta keunggulan. Salah satunya adalah laptop merek Toshiba versi satellite L510-S 432 yang diluncurkan Juli lalu.

Penampilan dari laptop ini lebih elegant, dengan warna hitam berkilau. Hal yang juga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi peminat laptop adalah ukurannya layarnya yang sedang, 14 inci dengan berat 2,25 kg. “Kalau dilihat dari tampilan luarnya saja, sudah bisa menarik perhatian pembeli,” kata Ana, markeing officer shop Toshiba Jambi.

Saat ini, untuk di Kota Jambi sudah banyak yang memesan, walaupun laptop ini termasuk keluaran terbaru, namun masyarakat sertinya tidak asing lagi dengan laptop ini.

Mengenai harga sebanding dengan kualifikasi laptop itu. Harganya Rp 9.890.000. Ana menambahkan, kalau melihat kualifikasi laptop ini, sangat cocok sekali untuk kebutuhan desain grafis. Karena memorinya nya 2 GB, dilengkapi dengan anti radeon HD 4530 dan totol avaitable grapis khuhus VRAM 256 MB. “Kualitas gambar yang di hasilkannya akan lebih bagus dan warnya juga lebih cerah dan jelas,” katanya.

Selain itu fasilitas yang cukup membuat laptop ini diminati, menurut Ana adalah dilengkapi dengan fasilitas Wifi, dan bluetooth yang bisa dikoneksikan dengan internet. Orang-orang saat sekarang ini kalau ingin membeli laptop harus ada wifi sehingga mereka bisa hotspot di mana saja, seperti café dan tempat lain yang menyediakannya.

Tambah lagi Web cam yang bisa digunakan untuk chatting, kalau ingin memasukkan foto dengan menggunakan card reader, juga bisa dengan mudah, tinggal memasukkannya ke USB yang sudah tersedia.

Advertisements

Berbagai macam cara koneksi internet

ilmukomputeranton30.wordpress.com

1.Koneksi internet dengan menggunakan Dial-up

Untuk bisa melakukan koneksi internet dengan menggunakan dial-up, setidaknya anda harus memiliki computer, modem,dan sambungan telepon rumah. Prosesnya, pertama kali computer yang di hubungkan dengan modem melakukan panggilan telepon(Dial-up) ke penyelenggara internet atau ISP(Internet sevice Provider), setelah terhubung, anda baru bisa melakukan akses internet. Kecepatan akses menggunakan tipe ini adalah maksimum 56 Kbps(Kilo bite per second).

* Kelebihan koneksi internet dial up

1. Koneksi ini paling mudah untuk di lakukan

2. Modem yang di gunakan umumnya murah

3. Lebih murah untuk koneksi internet yang sesaat, misalnya hanya untuk mengecek Email

* Kekurangan koneksi internet dial up

1. Kecepatan aksesnya hanya sekitar 12 sampai 20 Kbps

2. telepon rumah yang di gunakan untuk koneksi internet akan berstatus sibuk jika ada panggilan masuk, begitu juga jika telepon di gunakan, maka koneksi akan terputus.

* Beberapa hal yang perlu di siapkan untuk koneksi internet dial Up

1. Komputer dengan prosesor minimal Pentium II dan RAM 64 MB

2. Harddisk space minimal 1 GB
3. OS (Operating System) windows atau Linux

4. Modem (internal ataupun eksternal)

5. Saluran telepon

Koneksi internet seperti ini cocok untuk di gunakan untuk keperluan yang sifatnya sewaktu-waktu dengan memanfaatkan kabel telepon rumah. Supaya terhubung ke internet, anda membutuhkan ISP yaitu perusahaan yang menyediakan jasa sambungan internet. Berikut penyedia jasa layanan koneksi internet dial up yang bisa di pilih

Nama ISP

Jangkauan Area

Alamat Web

 

 

Indosat M2

JABODETABEK, Surabaya, Malang, Gresik, Pasuruan, Semarang, Solo, Jogja, Aceh, Serpong, Sidoarjo, Balikpapan, Makasar, Lampung, padang, Medan, Batam, Pekanbaru dan Palembang  

 

http://www.indosatm2.com

UniNet

Jakarta, Surabaya, dan Aceh

www.uninet.net.id

Sejahtera globalindo. PT (InfoASia)

Jakarta, Cibubur, Depok dan Bali

www.infoasia.net.id

TELKOMNet Flaxi

Seluruh Indonesia yang tercover flaxi

www.telkomflexi.com

D-NET

Jakarta, Surabaya, pandaan Denpasar, ketapang dan Malang

www.dnet.net.id

 

TelkomNet Instan

Seluruh Indonesia

http://www.telkom.net.id

2. Koneksi internet dengan TV kabel

Koneksi dengan TV kabel memiliki beberapa kelebihan di bandingkan dengan menggunakan saluran telepon. Salah satunya adalah kita bisa menggunakan internet selama 24 jam tanpa harus terganggu oleh sibuknya telepon. Jika kita menggunakan koneksi internet jenis ini, kita bisa menikmati variasi kecepatan akses antara 64 Kbps, 384 Kbps, 512 Kbps, 1024 Kbps, dan 1536 Kbps. Tentu saja sesuai dengan layanan yang di pilih.

* Kelebihan internet dengan menggunakan koneksi TV kabel

1. Layanan ultuimatd(tanpa batas)

2. Tidak ada biaya tambahan, kita hanya membayar iuran tetap tiap bulan.

3. Kecepatan akses tidak terpengaruh oleh jam sibuk

* Kekurangan internet dengan TV kabel

1. Jaringan masih terbatas

2. Modem masih cukup mahal

3. ISP tertentu mengharuskan berlangganan TV kabel

* Beberapa hal yang perlu di siapkan untuk koneksi internet dial Up

1. Komputer dengan prosesor minimal Pentium II dan RAM 64 MB

2. Harddisk space minimal 1 GB
3. OS (Operating System) windows atau Linux

4. Modem (internal ataupun eksternal)

Khusus untuk modem lebih baik membeli dari pihak penyedia layanan, tujuannya adalah agar jika terjadi masalah pada modem, anda tidk perlu repot mengurusnya, karena bisanya langsung di tangani oleh pihak penyelenggara layanan TV kabel/ISP yang di pilih.

Koneksi denagn TV kabel ini lebih cocok bagi anda yang membutuhkan koneksi internet 24 jam. Terutama bisnis yang mengandalkan koneksi internet seperti penjualan online, jual beli saham online DLL.

Berikut daftar ISP yang menyediakan koneksi dengan menggunakan TV kabel :

Nama ISP

Jangkauan Area

Alamat Web

 

 

Indosat M2

JABODETABEK, Surabaya, Malang, Gresik, Pasuruan, Semarang, Solo, Jogja, Aceh, Serpong, Sidoarjo, Balikpapan, Makasar, Lampung, padang, Medan, Batam, Pekanbaru dan Palembang  

 

http://www.indosatm2.com

FastNet

Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor, dan Surabaya

www.firstmedia.com

 

3. Koneksi internet dengan menggunakan ADSL( Asymmetric Digital Subscriber Line)

Koneksi ini menghubungkan computer dengan modem khusus dengan salura telepon biasa, seperti hal nya koneksi dial up, tetapi ada frekuensi yang berbeda sehingga keuntungan line telepon bias di gunakan bersama-sama dengan internet. Untuk mendapat koneksi internet ADSL anda harus menghubungi costumer service masing-masing ISP untuk pemesanan instalasinya. Jika nada memakai koneksi ini kecepatan aksesnya antara 350-600 Kbps.

* Kelebihan koneksi dengan ADSL

1. Tidak perlu dial up

2. Bisa menggunakan line telepon dan internet secara bersamaan

3. System pembayaran perbulan, dan beberapa ISP juga sudah menyediakan pembayaran via ATM

* Kekurangan koneksi dengan ADSL

1. Pada jam sibuk koneksinya suka lambat dan kadang terputeus koneksinya

2. harga modem masih agak mahal

3.respon dari costumer service suka lamban sehingga harus berulang-ulang menelponnya

* Beberapa hal yang perlu di siapkan untuk koneksi internet dial Up

1. Komputer dengan prosesor minimal Pentium II dan RAM 64 MB

2. Harddisk space minimal 1 GB
3. OS (Operating System) windows atau Linux

4. Modem (internal ataupun eksternal)

Jangkauan area jenis koneksi ini lebih luas di bandingkan dengan TV kabel. Paket yang di sediakan sangat cock untuk di gunakan di perkantoran, karna bias disharing ke semua karyawan. Sebaiknya pengguna jangan sampai lebih dari 20 orang, ini di karnakan semakin banyak pengguna maka semakin lama pula koneksinya atau kecepatan aksesnya

Berikut dafar ISP yang menyediakan koneksi internet ADSL :

Nama ISP

Jangkauan Area

Alamat Web

Telkom speedy

Seluruh Indonesia

www.telkomspeedy.com

Canterin Online

Jakarta, Bandung, Surabaya, danpasar dan Medan

www.centerin.net.id

4.Koneksi internet dengan wireless

Hotspot merupkan wireless LAN, yang biasanya di pasang di pusat ke ramai ataupun di tempat public. Selain ditempat ini anda juga bias memasngnya di rumah, tentunya kita harus berlangganan dengan ISP yang koneksinya bisa di sharing. Biasanya koneksi internet yang bisa di sharing menggunakan koneksi ADSL atau TV kabel, setelah koneksi tersedia, maka kita bisa menggunakan wireless router untuk di sharing  ke kompuer/laptop lainnya. Kecepatan akses dengan menggunakan wireless LAN yaitu 54 Mbps tapi kecepatan aslinya tergantung pada penyedia layanan ini.

* Kelebihan dari koneksi wireless :

1. laptop keluaran sekarang sudah menyediakan fasilitas WLAN, sehingga kita tidak perlu lagi membeli WLAN tambahan

2. Bisa internetan di mana pun berada asal masih pada jangkauan oleh wireless router

3. Kecepatan aksesnya tinggi.

* Kekurangan dari wireless :

1.koneksi bisa terganggu oleh cuaca

2. Kuraqng stabil bisal di ruangan yang tertutup

5. Koneksi internet dengan menggunakan GPRS (General packet Radio Service )

Koneksi GPRS adalah koneksi yang menggunakan handphone GSM sebagai modem. Namun tidah semua HP bisa di jadikan sebuah modem. Hanya HP yang memiliki fasilitas WAP saja yang bisa di gunakan.

Untuk bisa mengakses internet dengan GPRS, maka kita harus mengaktifkan fasilitas GPRS  terlebih dahulu. Kecepatan yang tersedia sekitas 60 Kbps, tetapi umumnya hanya mencapai kecepatan 12 Kbps. Itu pun kalau sinyalnya penuh

* Kelebihan dari internetan dengan GPRS :

1. Bisa di gunakan di mana saja asalakan ada sinyal

2. Lebih stabil dari jaringan CDMA yang bisa di bawa ke luar kota

* Kekurangan dari internetan dengan GPRS :

1. Kecepatan aksesnya rendah

2. Kecepatan terpengaruh oleh cuaca

3. Kurang stabil apabila di ruangan tertutup

4. Tarif GPRS masih rada mahal

* Hal yang di butuhkan untuk koneksi internet dengan GPRS :

1. HP dengan fasilitas GPRS yang sudah aktif

2. Bluetooth/kabel data/infra red

3. Komputer/laptop

Berikut ini daftar ISP yang menyediakan koneksi GPRS :


Nama ISP

Jangkauan

Alamat Web

Telkomsel Seluruh Indonesia yang terjangkau telkomsel

www.telkomsel.com

Indosat IM3 Seluruh Indonesia yang terjangkau indosat

www.indosatl.com/m3

Indosat mentari Seluruh Indonesia yang terjangkau indosat

www.indosatl.com/mentari

Matrix Seluruh Indonesia yang tercover indosat

www.indosatl.com/matrix

XL Seluruh Indonesia yang tercover XL

www.xl.co.id


6. Koneksi internet dengan menggunakan 3G (UMTS)

3G merupakan pengembangan dari GPRS yang aksesnya dengan keceptan tinggi. System saat ini yang di gunakan adalah UMTS (jaringan 3G). kecepatan aksesnya mencapai 384 Kbps. Kecepatan real-nya adalah 22 Kbps.

* Kelebihan dari koneksi internet dengan 3G :
1. Bisa di gunakan di mana saja asalkan masih tejangkau oleh provider 3G dan masih ada pulsa

2. Kecepatan akses nya lebih tinggi dari pada GPRS

3. Jika anda menggunakan time base dan masih berada dalam jangkauan 3G anda dapat mendownload dengan cepat

* Kekurangan dari koneksi dengan menggunakan 3G :
1. Harga HP 3G masih tinggi

2. Koneksi ini bisa di pakai jika di daerah yang bersangkutan sudah terjangkau oleh fasilitas 3G dari provider yang bersangkutan

3. Pada cuaca buruk, jarinagan 3G bisa kembali pada sinyal GPRS, sehingga otomatis kecepatan akses akan berkurang.

* Hal yang di butuhkan untuk koneksi internet dengan menggunakan 3G :

1. HP yang mendukung 3G/ modem 3G

2. Bluetooth/kabel data/infrared

3. Komputer/laptop

Berikut ini ISP yang menyediakan koneksi intenet 3G

Nama ISP

Jangkauan

Alamat Web

Telkomsel Seluruh Indonesia yang terjangkau telkomsel

www.telkomsel.com

Indosat IM3 Seluruh Indonesia yang terjangkau indosat

www.indosatl.com/m3

Indosat mentari Seluruh Indonesia yang terjangkau indosat

www.indosatl.com/mentari

Matrix Seluruh Indonesia yang tercover indosat

www.indosatl.com/matrix

XL Seluruh Indonesia yang tercover XL

www.xl.co.id

Instalasi Kabel UTP

ilmukomputeranton30.wordpress.com, Dalam pemasangan jaringan wired kita pastinya membuthkan kabel. Kabel yang biasa digunakan dalam pemasangan jaringan LAN adalah kabel UTP cat 5e. Dalam penggunaannya, kabel UTP dapat dibuat menjadi 2 jenis, yaitu Straight-trough dan Crossover. Sebelum kita memulai instalasi kabel, kita pelajari beberapa seluk beluk tentang kabel UTP Cat 5e.

* Kabel jaringan Straght

Kabel ini biasa di gunakan untuk menghubungkan antara 2 device yang berbeda yaitu :
– Komputer ke HUB

– Komputer ke Swicth

– Swicth ke modem

– HUB Ke Swicth

* Susunan kabel ini adalah :

Ujung   A Ujung   B
   
Putih orange Putih orange
Orange Orange
Putih hijau Putih hijau            
Biru biru
Putih biru Putih biru
Hijau hijau
Putih coklat putih cokelat
Coklat cokelat


* Kabel Cross

Jenis kabel ini biasanya di pake untuk menghubungkan antara 2 device yang sama yaitu :

– Komputer ke computer

– Modem ke Modem

– Swicth  ke Swicth

* Susunan kabel ini adalah :

Ujung  A

              Ujung  B

 

 

Putih Orange

Putih hijau

Orange

hijau

Putih hijau

putih orange

Biru

Biru

Putih biru

putih biru

Hijau

Orange

Putih coklat

putih coklat

Coklat

Coklat

(ilmukomputer-anton.blogspot.com)

VPN (Virtual Private Network)

ilmukomputeranton30.wordpress.com, VPN adalah singkatan dari virtual private network, yaitu jaringan pribadi (bukan untuk akses umum) yang menggunakan medium nonpribadi (misalnya internet) untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.

       Menurut IETF, Internet Engineering Task Force, VPN is an emulation of [a]
 private Wide Area Network(WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or
 private IP backbones.VPN merupakan suatu bentuk private internet yang melalui public network
(internet), dengan menekankan pada keamanan data dan akses global melalui internet.
Hubungan ini dibangun melalui suatu tunnel (terowongan) virtual antara 2 node.

adalah suatu jaringan privat (biasanya untuk instansi atau kelompok tertentu) di dalam jaringan internet (publik), dimana jaringan privat ini seolah-olah sedang mengakses jaringan lokalnya tapi menggunakan jaringan public

VPN adalah sebuah koneksi Virtual yang bersifat privat mengapa disebut demikian karena pada dasarnya jaringan ini tidak ada secara fisik hanya berupa jaringan virtual dan mengapa disebut privat karena jaringan ini merupakan jaringan yang sifatnya privat yang tidak semua orang bisa mengaksesnya. VPN Menghubungkan PC dengan jaringan publik atau internet namun sifatnya privat, karena bersifat privat maka tidak semua orang bisa terkoneksi ke jaringan ini dan mengaksesnya. Oleh karena itu diperlukan keamanan data

Konsep kerja VPN pada dasarnya VPN Membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC. Jika digambarkan kira-kira seperti ini

internet <—> VPN Server <—-> VPN Client <—-> Client

bila digunakan untuk menghubungkan 2 komputer secara private dengan jaringan internet maka seperti ini: Komputer A <—> VPN Clinet <—> Internet <—> VPN Server <—> VPN Client <—> Komputer B

Jadi semua koneksi diatur oleh VPN Server sehingga dibutuhkan kemampuan VPN Server yang memadai agar koneksinya bisa lancar.

lalu apa sih yang dilakukan VPN ini?? pertama-tama VPN Server harus dikonfigurasi terlebih dahulu kemudian di client harus diinstall program VPN baru setelah itu bisa dikoneksikan. VPN di sisi client nanti akan membuat semacam koneksi virtual jadi nanti akan muncul VPN adater network semacam network adapter (Lan card) tetapi virtual. Tugas dari VPN Client ini adalah melakukan authentifikasi dan enkripsi/dekripsi.

Nah setelah terhubung maka nanti ketika Client mengakses data katakan client ingin membuka situs http://www.google.com. Request ini sebelum dikirimkan ke VPN server terlebih dahulu dienkripsi oleh VPN Client misal dienkripsi dengan rumus A sehingga request datanya akan berisi kode-kode. Setelah sampai ke server VPN oleh server data ini di dekrip dengan rumus A, karena sebelumnya sudah dikonfigurasi antara server dengan client maka server akan memiliki algorith yang sama untuk membaca sebuah enkripsi. Begitu juga sebaliknya dari server ke Client.

Keamanan Dengan konsep demikian maka jaringan VPN ini menawarkan keamanan dan untraceable, tidak dapat terdeteksi sehingga IP kita tidak diketahui karena yang digunakan adalah IP Public milik VPN server. Dengan ada enkripsi dan dekripsi maka data yang lewat jaringan internet ini tidak dapat diakses oleh orang lain bahkan oleh client lain yang terhubung ke server VPN yang sama sekalipun. Karena kunci untuk membuka enkripsinya hanya diketahui oleh server VPN dan Client yang terhubung. Enkripsi dan dekripsi menyebabkan data tidak dapat dimodifikasi dan dibaca sehingga keamananya terjamin. Untuk menjebol data si pembajak data harus melalukan proses dekripsi tentunya untuk mencari rumus yang tepat dibutuhkan waktu yang sangat lama sehingga biasa menggunakan super computing untuk menjebol dan tentunya tidak semua orang memiliki PC dengan kemampuan super ini dan prosesnya rumit dan memakan waktu lama, agen-agen FBI atau CIA biasanya punya komputer semacam ini untuk membaca data-data rahasia yang dikirim melaui VPN.

Apakah Koneksi menggunakan VPN itu lebih cepat????? Hal ini tergantung dari koneksi antara client dengan VPN server karena proses data dilakukan dari VPN otomatis semua data yang masuk ke komputer kita dari jaringan internet akan masuk terlebih dahulu ke VPN server sehingga bila koneksi client ke VPN server bagus maka koneksi juga akan jadi lebih cepat. Biasanya yang terjadi adalah penurunan kecepatan menjadi sedikit lebih lambat karena harus melewati 2 jalur terlebih dahulu temasuk proses enkripsi. VPN ini bisa digunakan untuk mempercepat koneksi luar (internasional) bagaimana caranya???

misal kita punya koneksi lokal (IIX) sebesar 1mbps dan koneksi luar 384kbps kita bisa menggunakan VPN agar koneksi internasional menjadi sama dengan koneksi lokal 1mbps. Cara dengan menggunakan VPN Lokal yang diroute ke VPN Luar

internet <—->VPN Luar<—>VPN lokal <—>Client

mengapa model jaringan ini bisa lebih cepat sebab akses ke jaringan luar dilakukan oleh VPN luar lalu kemudian diteruskan oleh VPN lokal nah kita mengakses ke jaringan lokal yang berarti kecepatan aksesnya sebesar 1mbps. Tentunya diperlukan VPN dengan bandwith besar agar koneksinya bisa lancar.

Windows Vista

ilmukomputeranton.wordpress.com, Windows Vista adalah sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center.

Sebelum diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22 Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British Columbia, Kanada).

Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2007 untuk pengguna rumahan. Dengan demikian, peluncuran Windows Vista ini berjarak lebih dari lima tahun sejak peluncuran Windows XP pada 25 Oktober 2001.

Pembangunan

Microsoft pertama kalinya mengumumkan “Longhorn” pada bulan Juli 2001, bahkan sebelum peluncuran Windows XP pada bulan Oktober tahun yang sama. Pada awalnya, Longhorn diharapkan untuk mulai dijual pada kisaran tahun 2003 sebagai batu loncatan di antara Windows XP dan “Blackcomb” (sekarang dikenal sebagai “Windows 7“). Secara bertahap, “Longhorn” nyatanya dibangun dengan banyak fitur-fitur dan teknologi baru dari “Blackcomb”, sehingga tanggal peluncurannya pun berkali-kali diundur. Microsoft kemudian mengumumkan pada 27 Agustus 2004 bahwa Perusahaan itu melakukan perubahan yang signifikan. Pembangunan “Longhorn” diulang kembali dan didasarkan pada basis program Windows Server 2003. Beberapa fitur yang sebelumnya diumumkan, seperti WinFS, pun dibatalkan.

Setelah “Longhorn” dinamai menjadi Windows Vista, sebuah uji-beta program dimulai, melibatkan ratusan ribu sukarelawan dan perusahaan. Pada September 2005, Microsoft mulai meluncurkan Community Technology Previews (CTP) secara reguler bagi para penguji-beta. Rilis yang pertama adalah build 5219, didistribusikan bagi undangan yang hadir pada Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2005, dan juga dirilis bagi para penguji Microsoft Beta dan para pelanggan MSDN.

Dalam CTP-CTP berikutnya, Microsoft telah memperkenalkan banyak rencana-rencana fitur untuk produk finalnya, seperti sejumlah perubahan untuk antarmuka pengguna, yang didasarkan dari usulan balik dari para penguji-beta.

Windows Vista dianggap telah memiliki fitur yang lengkap dengan peluncuran build 5308 CRT, yang dirilis pada 22 Februari 2006. Pekerjaan yang menunggu para programer Microsoft hingga tanggal akan dirilisnya versi final nanti cenderung difokuskan pada stabilitas, kinerja, kompatibilitas aplikasi dan driver, serta dokumentasi.

James Allchin dalam sebuah wawancara menyatakan bahwa tidak akan ada versi “Release Candidate” (RC) seperti yang dilakukan pada versi-versi Windows yang sebelumnya. Microsoft sebaliknya hanya akan mengirimkan CTP hingga produk tersebut siap dipasarkan. Hanya saja dalam peluncuran Windows Vista Beta 2 bagi para penguji pada 23 Mei 2006, dan untuk umum pada 7 Juni 2006 melalui Microsoft’s Customer Preview Program (bisa diunduh langsung ataupun dengan memesan DVD), Microsoft memberikan petunjuk bahwa akan ada release candidate untuk Windows Vista dengan menjanjikan sebuah Release Candidate 1 DVD kit untuk yang memesan DVD Beta 2.

Fitur-fitur yang baru dan diperbaharui

Windows Vista memiliki daftar panjang untuk ratusan fitur-fitur baru, fitur-fitur yang diubahkan, dan fitur-fitur yang ditingkatkan kemampuannya. Pada saat ini daftar fitur-fitur tersebut belum dipublikasikan secara lengkap oleh Microsoft. Namun demikian, berbagai fitur yang akan dimasukkan ke dalam Windows Vista tersebut sudah mulai diperkenalkan melalui beberapa publikasi.

Teknologi Inti

Windows Vista dimaksudkan untuk diluncurkan sebagai produk berbasis-teknologi, sebagai sistem yang solid yang mencakup teknologi-teknologi baru tingkat tinggi. Banyak di antaranya merupakan teknologi yang berkaitan dengan bagaimana sistem berfungsi, yang bekerja di belakang layar dan tidak terlihat oleh pengguna akhir.

  • Pembangunan ulang seluruh arsitektur audio, print, tampilan layar (display), dan stack jaringan
  • Protokol IPv6 yang juga bekerja bersama dengan IPv4
  • Struktur keamanan baru, termasuk BitLocker Drive Encryption
  • Peningkatan kemampuan memory manager dan process scheduler
  • System services dimasukkan sebagai sesi terpisah dan terisolasi, sementara proses User sebagai sesi yang berbeda.
  • Address Space Layout Randomization (ASLR) untuk mencegah serangan Return-to-libc buffer overflow.
  • Kernel Transaction Manager yang baru memungkinkan operasi transaksi atom melintasi berbagai obyek yang berbeda, terutama sekali sistem file (Transactional NTFS) dan operasi registry.
  • Deadlock Detection Technology merupakan teknologi baru yang akan melakukan pengecekan atas kondisi-kondisi deadlock (kebuntuan sistem) untuk pelaporan error Windows.

Teknologi bagi Developer

.NET Framework 3.0, sebelumnya WinFX, merupakan sebuah set teknologi yang juga ditujukan untuk tersedia bagi Windows XP dan Windows Server 2003. Oleh karenanya teknologi ini bukan merupakan teknologi yang eksklusi hanya untuk Vista, tetapi dirancang selama kurun waktu pembangunan Vista. Alasan agar teknologi ini lebih mudah diperkenalkan ke para developer dan end-user, mungkin menjadi dasar mengapa Microsoft melakukan backport teknologi bagi sistem operasi yang sebelumnya.

Microsoft menyebut teknologi kunci yang baru dalam versi Windows ini sebagai “The Pillars of Vista” (Pilar-Pilar Vista).

  • Presentasi

Windows Presentation Foundation atau WPF, sebelumnya diberi nama-kode Avalon; adalah sebuah sub-sistem antarmuka pengguna yang baru dan merupakan kerangka-kerja yang didasarkan pada teknologi Direct3D (DirectX) dan grafik vektor-kerja sama antara perangkat keras komputer grafik 3D dengan teknologi Direct3D. Lihat juga Windows Graphics Foundation.

  • Komunikasi

Windows Communication Foundation atau WCF, sebelumnya diberi nama-kode Indigo; adalah sistem komunikasi berorientasi-servis (service-oriented messaging system) yang mengijinkan program untuk berinteroperasi secara lokal maupun remote mirip seperti service jejaring (web).

  • Workflow

Windows Workflow Foundation or WF; pertama kali diumumkan pada Agustus 2005, akan mengijinkan transaksi otomatisasi dan terintegrasi dengan menggunakan arus-kerja (workflows).

Selain itu juga ada pembangunan API (Application Program Interface) baru signikan di dalam inti sistem operasi, khususnya penambahan .NET Framework, pembangunan benar-benar baru bagi arsitektur audio, jaringan, pencetakan (print), dan antarmuka video, perubahan besar dalam infrastruktur keamanan, peningkatan bagi instalasi program aplikasi (“ClickOnce” dan Windows Installer 4.0), model baru untuk device driver (“Windows Driver Foundation“), Transactional NTFS, serta pembaruan besar-besaran bagi banyak sub-sistem inti seperti Winlogon dan CAPI.

Ada beberapa isu bagi delevoper perangkat lunak dalam menggunakan API grafik di Vista. Games maupun program-program yang dibangun di atas Direct3D Versi 10 milik Vista, tidak akan bekerja di Windows versi sebelumnya, karena Direct3D 10 tidak kompatibel dengan Direct3D 9.

Fitur XP yang dihilangkan

Beberapa fitur dan komponen Windows XP yang terkenal juga telah digantikan ataupun dihilangkan dari Windows Vista. Mungkin yang paling terlihat signifikan adalah penghilangan Windows Messenger dan MSN Explorer, dan penggantian NetMeeting dengan Windows Collaboration. Windows Vista juga tidak memasukkan tema-visual (visual theme) Windows XP “Luna”. Fitur “Hardware profiles” juga telah dihilangkan, diikuti dengan penarikan dukungan untuk teknologi motherboard lawas seperti EISA bus dan APM.

Kebutuhan perangkat keras

Menurut Microsoft, komputer yang dapat menjalankan Windows Vista diklasifikasikan sebagai “Vista Capable” dan “Vista Premium Ready

  • Komputer “Vista Capable” memerlukan minimal prosesor 800MHz, 512MB RAM, dan kartu grafis dengan kelas DirectX 9. Namun klasifikasi ini tidak akan mampu untuk mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero.
  • Komputer “Vista Premium Ready” memerlukan setidaknya prosesor 1GHz, 512 MB RAM, dan kartu grafis yang kompatibel dengan antarmuka Aero minimal 128MB serta mendukum WDDM yang baru.

Logo komputer yang siap untuk dipasangi Windows Vista (meski dikonfigurasi untuk Windows XP

Komputer Vista Capable atau sejenis, memerlukan minimal prosesor dengan kecepatan 800 MHz, Memory 512 MB RAM dan kartu grafis yang mendukung DirectX 9. Komputer jenis ini tidak mampu mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero. Sebaliknya Komputer Vista Premium Ready dapat mendukung fitur “high-end” Vista tetapi, sedikitnya diperlukan prosesor 1 GHz , memory utama 1 GB, dan kartu grafis yang kompatibel dengan Aero dengan memory minimal 128 MB dan mendukung Windows Display Driver Model yang baru.

Vista Capable

Vista Premium Ready(32 bit & 64 bit)

Prosesor 800 MHz 1 GHz/Dual Core
Memori 512MB RAM 1 GB RAM
GPU mendukung DirectX 9 mendukung DirectX 9, dengan Hardware Pixel Shader v2.0, dan driver WDDM
GPU Memory 64 MB RAM 128 MB RAM
HDD 20GB 40GB
Area HDD kosong 15GB 15GB
Perangkat lainnya CD-ROM, Mouse dan Keyboard PS/2 DVD-ROM, Mouse dan Keyboard PS/2, Speaker untuk multimedia

Edisi-edisi Windows Vista

  • Windows Vista Starter

Mirip seperti Windows XP Starter Edition,edisi ini masih berteknologi 32-bit, edisi ini dibatasi untuk area lokal, terutama sebagai alternatif legal ketimbang penggunaan kopi bajakan. Pengguna edisi ini akan sangat dibatasi pemakaiannya, misalnya hanya bisa untuk memakai tiga program sekaligus dalam satu waktu, pembatasan koneksi jaringan, dan physical memory dibatasi hanya hingga 256MB.

  • Windows Vista Home Basic

Seperti Windows XP Home Edition,dengan teknologi 64-bit, fiturnya juga bertambah banyak. Tetapi tidak sebanyak edisi yang lain, Home Basic ditujukan bagi pengguna rumahan yang tidak memerlukan fasilitas lebih tinggi. Tema “Aero Glass” dengan efek transparan juga tidak akan termasuk dalam Edisi ini. Home Basic hanya mendukung hingga 8GB physical memory.

  • Windows Vista Home Premium

Didasari Windows Vista Home Basic, edisi ini memiliki tambahan dukungan fitur-fitur lebih tinggi yang ditujukan untuk segmen pengguna rumahan, seperti dukungan HDTV dan pembuatan menu DVD. Tambahan lainnya adalah games yang lebih banyak, dukungan untuk komputer tablet dan mobile, sistem enkripsi file, serta aplikasi manajemen foto. Edisi ini mirip dengan Windows XP Media Center Edition dan Tablet PC Edition. Home Premium mendukung hingga 16GB physical memory.

  • Windows Vista Busines

Sebanding dengan Windows XP Professional, dan ditunjukan untuk pengguna bisnis. Fitur Media Center yang ada dalam Home Premium tidak dimasukkan dalam edisi ini, tetapi memiliki fasilitas IIS web server, dukungan faksimili, offline files, dukungan dual physical processor, Remote Desktop, kolaborasi P2P, dan mampu menangani hingga 128GB memori. Aktivasi produk tidak diperlukan untuk edisi ini.

  • Windows Vista Enterprise

Edisi ini ditujukan untuk segmen enterprise, dan merupakan edisi tingkat tinggi dari edisi Business. Fitur-fitur tambahannya di antaranya adalah versi sesi-tunggal dari Virtual PC, dukungan antarmuka multibahasa, BitLocker Drive Encryption, dan dukungan untuk aplikasi UNIX. Edisi ini tidak akan tersedia melalui saluran retail ataupun OEM, melainkan melalui Microsoft Software Assurance.

  • Windows Vista Ultimate

Edisi ini menggabungkan seluruh fitur-fitur Home, Premium, dan Enterprise. Dalam edisi ini juga ditambahkan dukungan pembuatan podcast (yang dialihbahasakan oleh Microsoft menjadi “blogcasting“), program peningkat-kinerja game (WinSAT), fasilitas DVD ripping, dan layanan online khusus untuk media yang dapat diunduh, serta opsi layanan pelanggan tambahan lainnya. Edisi Ultimate ditujukan sebagai edisi Vista yang paling impresif, ditujukan bagi para pengguna high-end, pemain game, para profesional multimedia, serta para pecandu PC. Seperti edisi Business dan Enterprise, aktivasi produk juga tidak diperlukan.

Kelebihan Windows Vista 64 bit :

  1. Kedalaman warna lebih tinggi, menyebabkan GUI ( Graphic User Interface ) lebih indah.
  2. Bisa membaca RAM sampai 16 GB ( tergantung mobonya ), beda sama XP 32 bit yg cuma mampu baca RAM maximal 3,3GB,, walopun kamu pasang lebih dari itu.
    sehingga lebih dipilih untuk proses 3d rendering ( desain ) yg notabene membutuhkan banyak RAM untuk meningkatkan kcepatan render
  3. Mendukung dirrectX 10, membuat gerakan dan grafis game menjadi lebih halus dan sdikit lbh realistis walaupun dengan vga yg sama ( VGA yg udah support dirrectX10 tentunya )

Kelebihan Windows Vista bila dibandingkan dengan Windows XP

1. Lebih keren, menarik dan memukau dalam penampilan serta grafis lebih keren

2. Pengalaman baru menjelajah PC dengan model 3D yang canggih berkat AERO

3. Lebih aman, mudah dalam akses

4. Video dapat menjadi wallpaper

5. Lebih cepat dalam menjalankan program ( bila menggunakan memori besar karena system di vista dimutakhirkan dengan algoritma efisien dalam menjalankan aplikasi)

6. Mendukung partisi harddisk secara virtualisasi

7. Banyak feature baru yang tidak ada di XP

8. Perbaikan dan penambahan feature yang lebih canggih seperti Clear, Confident and Connected

9. Built-in Support Option yang memberika keleluasaan lebih kepada user

10. Mode pencarian file yang lebih mudah / live search

11. Security lebih baik

Kekurangan-kekurangan Windows Vista

Kekurangan Windows Vista secara umum adalah :

1. Membutuhkan virtual memori yang besar, biasanya dapat digunakan pada Komputer dengan spec yang cukup tinggi bila spec Komputer minim akan terasa berat

2. Ada beberapa aplikasi yang belum support di Vista (gak Compitible)

3. Biasanya digunakan pada PC dengan spec yang cukup tinggi

Kekurangan Windows Vista 64 bit :

  1. Makan virtual memory cukup besar, sehingga lebih membebani komputer.
  2. Karena butuh virtual memory cukup besar, maka butuh ram lebih banyak pula.
    contoh : game² jman skarang, pasti kbnyakan minimum specnya:
    1GB of RAM for XP, 1.5GB for Vista
  3. Banyak / beberapa driver ga compatible, driver XP 32 bit gag bakal bisa jalan di driver vista 64 bit, shingga kmu perlu menginstall ulang driver,, ato malahan perlu download lagi yg versi 64bit.
  4. Beberapa aplikasi grafis 32 bit / yg cuma pake dirrectX 9 ke bawah juga ada yg ga compatible jalan di vista, kcuali udah disertakan .exe 64 bit didalamnya.
  5. Belum dibarengi dengan diluncurkannya software yang secara eksklusif mendukung dan bersinergi dengan feature-feature vista(wikipedia.org)

Windows 7

ilmukomputeranton30.wordpress.com, Windows 7 adalah rilis terkini Microsoft Windows yang menggantikan Windows Vista.Windows 7 dirilis untuk pabrikan komputer pada 22 Juli 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktober 2009, kurang dari tiga tahun setelah rilis pendahulunya, Windows Vista.

Tidak seperti pendahulunya yang memperkenalkan banyak fitur baru, Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar Windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras komputer yang kompatibel dengan Windows Vista. Presentasi Microsoft tentang Windows 7 pada tahun 2008 lebih fokus pada dukungan multi-touch pada layar, desain ulangtaskbar yang sekarang dikenal dengan nama Superbar, sebuah sistem jaringan rumahan bernama HomeGroup,  dan peningkatan performa. Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft Windows, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan Windows Photo Gallery, tidak disertakan lagi di Windows 7; kebanyakan ditawarkan oleh Microsoft secara terpisah sebagai bagian dari paket Windows Live Essentials yang gratis.

Spesifikasi perangkat keras

Microsoft telah mempublikasikan spesifikasi kebutuhan minimum perangkat keras untuk Windows 7.

Spesifikasi minimal Windows 7 (yang disarankan)[12]

Arsitektur

32-bit

64-bit

Kecepatan prosesor

1 GHz 32-bit

1 GHz 64-bit

Memori akses acak (RAM)

1 GB

2 GB

Unit pengolah grafis

Pengolah grafis dengan dukungan DirectX 9 dan WDDM Driver Model 1.0
(tidak terlalu diperlukan, hanya dibutuhkan untuk Windows Aero)

Kapasitas cakram keras (HDD)

Minimal 16 GB

Minimal 20 GB

Cakram optik

DVD drive (untuk instalasi dari media DVD)

Persyaratan tambahan untuk bisa menggunakan fitur tertentu:[12]

  • BitLocker memerlukan Trusted Platform Module (TPM) 1.2 dan membutuhkan USB flash drive untuk menggunakan BitLocker To Go.
  • Windows XP Mode memerlukan tambahan memori 1 GB, kapasitas tambahan 15 GB cakram keras, dan CPU yang mendukung virtualisasi perangkat keras, seperti teknologi AMD-V atau Intel VT.

Pembatasan memori

Windows 7 tidak bisa digunakan dengan jumlah memori yang terpasang melebihi kemampuannya. Jumlah ini berbeda di setiap versi Windows 7, dan juga berpengaruh pada arsitektur yang dipakai (apakah 32-bit atau 64-bit).[13]

Pembatasan memori pada Windows 7[13]

Versi

Pembatasan pada 32-bit

Pembatasan pada 64-bit

Windows 7 Ultimate

4 GB

192 GB

Windows 7 Enterprise

4 GB

192 GB

Windows 7 Professional

4 GB

192 GB

Windows 7 Home Premium

4 GB

16 GB

Windows 7 Home Basic

4 GB

8 GB

Windows 7 Starter

2 GB

(tidak ada versi 64-bit)

Pembatasan prosesor multi-inti dan pembatasan multi-prosesor

Jumlah maksimal inti prosesor dalam satu buah komputer yang didukung oleh Windows 7 adalah 32 inti untuk 32-bit, dan 256 untuk 64-bit. Jumlah maksimal dari prosesor (secara fisik) pada sebuah komputer yang didukung oleh Windows 7 adalah: 2 untuk Professional, Enterprise, dan Ultimate; 1 untuk Starter, Home Basic, dan Home Premium.

Versi

Stiker Windows 7 yang ditempel di komputer yang memenuhi persyaratan minimum Windows 7

Windows 7 memiliki 6 versi yang sama dengan Windows Vista. Hanya saja ada perbedaan nama, jika Windows Vista memiliki versi Business maka pada Windows 7 versi tersebut dinamakan Professional.

Kelebihan :
1. proses boot/shut down lebih cepat
2. konsumsi daya CPU, hard disk (HD) dan memori yang dibutuhkan system service lebih sedikit
3. Mengoptimisasi prefetching baik untuk HD maupun SSD
4. Tampilan Lebih bagus dari segi 3 demensinya yang menonjol
5. Fitur sekurity yang benar-benar ketat.

Kelemahan / Kekurangan :
1. Beberapa aplikasi belum bisa beroperasi di Windows 7
2. Bug pada Windows Player 12
3. Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di Windows 7
4. Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di Vista, juga dipasang di Windows 7(wikipedia.org)

Windows XP

 ilmukomputeranton30.wordpress.com, Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center). Nama “XP” adalah kependekan dari “Experience”. Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Professional dan Windows Me, dan merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, dan lebih dari 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006, menurut perkiraan seorang analis IDC. Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis untuk pengguna volume license pada 8 November 2006, dan di seluruh dunia untuk masyarakat umum pada tanggal 30 Januari 2007. Banyak Original Equipment Manufacturer (OEM) dan juga penjual ritel menghentikan produksi perangkat dengan Windows XP pada tanggal 30 Juni 2008. Microsoft sendiri terus menjual Windows XP melalui Custom-built PC (OEM kecil yang menjual komputer rakitan) sampai dengan 31 Januari 2009. Windows XP mungkin akan tetap tersedia bagi para pengguna korporasi dengan volume licensing, sebagai sarana downgrade untuk komputer-komputer yang belum siap menjalankan sistem operasi baru, Windows Vista Business Edition atau Ultimate Edition atau Windows 7 Professional.

Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi. Edisi yang paling umum dari sistem operasi Windows XP adalah Windows XP Home Edition, yang ditargetkan untuk pengguna rumahan, dan juga Windows XP Professional, yang menawarkan fitur-fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan di pasar power user, bisnis dan perusahaan klien. Sementara itu, Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV, melihat film DVD, dan mendengarkan musik. Ada lagi Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus. Windows XP akhirnya dirilis untuk dua arsitektur tambahan selain tentunya Intel i386, yang disebut dengan Windows XP 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-64 (Itanium) dan Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-64. Ada juga Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu, dan Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang. Pada pertengahan 2009, sebuah pabrik pertama mengungkapkan bahwa mereka memiliki sebuah telepon selular berbasis sistem operasi Windows XP.

Versi Windows berbasis arsitektur NT dikenal dengan stabilitas dan efisiensi yang lebih baik ketimbang versi Windows 9x. Windows XP menyajikan antarmuka grafis yang dirancang ulang secara signifikan, hingga perubahan tersebut dipromosikan oleh Microsoft sebagai tampilan yang lebih user-friendly dari versi Windows sebelumnya. Sebuah fasilitas manajemen software baru yang disebut Side-by-Side Assembly diperkenalkan untuk memperbaiki masalah “DLL Hell” yang sering muncul pada Windows 9x. Windows XP juga merupakan versi pertama Windows untuk menggunakan aktivasi produk “Windows Product Activation” untuk memberantas pembajakan peranti lunak, meski hal ini menjadi kontroversi. Windows XP juga telah dikritik oleh beberapa pengguna untuk kelemahan keamanan komputer, integrasi beberapa aplikasi seperti Internet Explorer 6 dan Windows Media Player yang sangat ketat, dan untuk aspek-aspek dari standar antarmuka pengguna. Versi dengan Service Pack 2, Service Pack 3, dan Internet Explorer 8 dialamatkan beberapa kekhawatiran ini.

Selama pengembangan, proyek pengembangan Windows XP ini dikenal dengan nama kode “Whistler“, yang diambil dari sebuah daerah di British Columbia, karena banyak karyawan Microsoft sering melakukan ski di Whistler-Blackcomb.

Sampai dengan akhir Agustus 2009, Windows XP adalah versi yang paling banyak digunakan sistem operasi di dunia dengan pangsa pasar 66,2%, setelah memuncak pada 76,1% pada Januari 2007. Menurut sebuah laporan Net Applications, pengsa pasar Windows XP tertinggi mencapai angka 85,3% pada Desember 2006.

Latar Belakang

Windows XP sebelumnya dikenal dengan kode sandi “Whistler”, yang mulai dikembangkan oleh para pengembang Microsoft pada pertengahan tahun 2000-an. Bersamaan dengan proyek ini, Microsoft juga tengah menggarap proyek Windows generasi baru penerus Windows Me (Millennium Edition) yang dinamakan dengan kode sandi “Windows Neptune” yang diproyeksikan sebagai “Windows NT versi rumahan”.

Setelah Windows ME dianggap kurang sukses menyaingi kesuksesan Windows 98, Microsoft pun akhirnya memutuskan untuk mengawinkan dua buah sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk. Itulah yang kita kenal sekarang dengan Windows XP.

Edisi

Windows XP muncul dalam banyak jenis:

  • Windows XP Professional
  • Windows XP Home Edition
  • Windows XP Media Center Edition
  • Windows XP Tablet PC Edition
  • Windows XP Starter Edition
  • Windows XP Professional x64 Edition
  • Windows XP Professional 64-Bit Edition for Itanium

Windows XP Professional

Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.sas

Windows XP Home Edition

Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, diantaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.

Windows XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows sebelumnya, yaitu Windows 98 dan Windows ME, karena kedua versi Windows tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk pengguna rumahan.

Windows XP Media Center Edition

Windows XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).

Windows XP Tablet PC Edition

Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.

Windows XP Professional x64 Edition

Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya adalah 5.2.3790.

Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium

Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.

Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.

Aplikasi yang didukung pun sangat sedikit, dan terbatas pada aplikasi yang berguna bagi komputasi tingkat tinggi, seperti aplikasi basis data, dan aplikasi ilmiah. Jika Windows versi x64 dan 32-bit mendukung akselerasi multimedia, Windows ini tidak dibekali dengan fungsi tersebut, karena memang prosesornya tidak dibekali dengan instruksi khusus untuk akselerasi multimedia.

Windows XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya setelah Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation dengan prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya. Beberapa kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak begitu sukses dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya, Microsoft tetap mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan Windows XP dihentikan dukungannya oleh Microsoft.

Windows XP Starter Edition

Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.

Fitur dan Peningkatan

Windows XP diketahui sebagai sebuah sistem operasi yang memiliki kestabilan yang telah ditingkatkan dari pendahulunya, dan juga memiliki efisiensi yang lebih baik daripada Windows 98, Windows ME, dan Windows 2000 Professional. Hal ini dikarenakan Windows XP menerapkan sebuah teknik manajemen software yang dapat menghindari apa yang disebut dengan “neraka DLL” atau “DLL HELL”. Selain itu, tampilan Windows XP pun dirombak, hingga menjadi lebih mudah untuk digunakan.

Berikut ini adalah fitur dari Windows XP Professional (karena dianggap paling lengkap)

Dukungan terhadap sistem domain Active Directory

Active Directory adalah sistem domain yang digunakan di dalam Windows Server 2000 dan Windows Server 2003. Dengan menggunakan Active Directory, sistem-sistem Microsoft Windows dapat diatur dari satu tempat saja yaitu dari sistem yang menjalankan Active Directory itu sendiri. Fitur ini sangat berguna jika diaplikasikan dalam perusahaan yang cukup besar, karena akan menyederhanakan semua proses autentikasi.

Peningkatan pengaturan kontrol akses

Sebagai sistem operasi yang ditujukan untuk pengguna korporasi, tentunya Windows XP telah dilengkapi dengan fitur pengaturan kontrol akses. Fitur tersebut digunakan untuk membatasi akses terhadap siapa saja yang tidak memiliki hak akses terhadap sebuah objek tertentu. Meskipun hal ini bukanlah teknologi baru, karena telah diimplementasikan dalam sistem operasi berbasis UNIX, implementasi fitur ini dalam Windows XP telah diterapkan secara lebih canggih dibandingkan dengan UNIX, mengingat sistem operasi UNIX membatasi akses dengan menggunakan atribut file permission. Sistem operasi sebelumnya, seperti Windows 9x, tidak dilengkapi dengan fitur ini, sehingga setiap orang akan memiliki hak untuk mengakses setiap berkas tanpa kesulitan.

Keunggulan Windows XP :

1. Aplikasi yang dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui internet.

2. Microsoft Windows XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.

3. Windows XP dapat digunakan untuk berbagai aplikasi secara real time ke seluruh dunia

4. Banyak software yang kompatibel

5. Banyak sotware yang stabil berjalan di operating sistem ini.

6. Tidak akan ada masalah antara software dan hardware.

Kekurangan Windows XP:

1. Harga lisensinya cukup mahal

2. Tidak adanya Java Virtual Machine seperti generasi-geerasi windows sebelumnnya

3. Komunitasnya terlalu sedikit, karena bersifat closed-source

4. Gampang terkena virus

5. Sistem yang kurang stabil(wikipedia.org)